Selamat Datang Di FARUCH NET, Pustaka Referensi Dan Sastra. Semua Yang Anda Butuhkan Ada Di Sini

Sabtu, 11 Februari 2012

Peluang Budidaya Ikan

Budidaya ikan merupakan suatu kegiatan yang sangat penting saat ini dan di masa yang akan datang. Hal ini dikarenakan ikan merupakan salah satu jenis pangan yang dibutuhkan oleh manusia yang mempunyai harga jual yang relatif murah dan mempunyai kandungan gizi yang lengkap.
Dengan mengkonsumsi ikan maka kebutuhan gizi manusia akan terpenuhi. Karena itu kemampuan sumber daya manusia untuk memproduksi ikan budidaya sangat dibutuhkan. Hal ini di sebabkan beberapa faktor diantaranya. Karena meningkatnya jumlah konsumen yang disertai dengan menurunya hasil penangkapan ikan laut yang disebabkan oleh maraknya penangkapan yang tidak bisa di tolelir, dan juga karena kerap terjadinya pencemaran limbah pada air laut sehingga menghambat perkembang biakan ikan.

Dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk dan keterbatasan lahan budidaya, maka dibutuhkan suatu teknologi budidaya ikan pada lahan yang terbatas dan produktivitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan pangan. Pengembangan Budidaya ikan di Indonesia telah dimulai sejak tahun 1969. Namun demikian budidaya secara intensif mulai berkembang tahun 1990-an yang berkaitan dengan maraknya budidaya nila di Keramba Jaring Apung. Perkembangan budidaya intensif di Indonesia belum begitu menggembirakan karena beberapa faktor antara lain masih rendahnya efisiensi produksi dan rendahnya harga pasar disamping pengadaan benih dan induk yang bermutu.
Pengkajian teknologi budidaya ikan dalam mendukung intensifikasi pembudidayaan diarahkan untuk meningkatkan efisiensi produksi, dalam rangka meningkatkan daya saing harga. Beberapa upaya yang berkaitan dengan pengkajian teknologi antara lain pengkajian teknik pembenihan
Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman kini tengah membangun metode budidaya Aquaculture  dengan menggunakan media Fibber glass. Aquaculture adalah media budidaya yang menggunakan sistem pengaturan air secara rotasi, sehingga dapat di terapkan pada area yang kurang produktif. Selain itu Aquaculture juga memiliki beberapa  kelebihan diantaranya adalah sebagai berikut :

1.    Memudahkan pemantauan pada setiap                       
       perkembangan ikan
2.    Aman dari segala jenis predator
3.    Dapat meningkatkan hasil produks







Peluang Usaha Budi Daya Ikan sendiri dapat memungkinkan dalam berbagai bentuk usaha,diantaranya:
- Usaha Pembenihan
- Usaha Pembesaran

PEMBENIHAN

Kebutuhan benih seiring dengan kebutuhan ikan nila merah konsumsi, semakin besar kebutuhan konsumsi maka kebutuhan akan bibit nila semakin meningkat dengan demikian peluang usaha terbuka dalam hal pembibitan ikan nila merah. Metode pembibitan juga relatif lebih mudah, karena ikan nila merah dapat berkembang biak secara alami dengan sangat mudah. Hanya yang diperlukan adalah lahan yang cukup luas. Ikan nila merah akan berkembang dengan sangat cepat pada areal sawah yang dangkal dan cukup luas dengan suhu air yang cukup hangat.





PEMBESARAN

Pembesaran ikan merupakan salah satu proses dalam budidaya ikan yang bertujuan untuk memperoleh ikan ukuran konsumsi. Pada usaha budidaya ikan pembesaran merupakan segmen usaha yang banyak dilakukan oleh para pembudidaya ikan. Dalam melakukan pembesaran ikan ini relatif tidak terlalu sulit karena ketrampilan yang dibutuhkan tidak sesulit dalam melakukan pembenihan ikan.

HAL-HAL YANG HARUS DI PERHATIKAN DALAM BUDI DAYA IKAN

I.    PENGELOLAAN KUALITAS AIR

Pengelolaan kualitas adalah cara pengendalian kondisi air di dalam kolam budidaya sedemikian rupa sehingga memenuhi persyaratan hidup bagi ikan yang akan dipelihara. Dalam budidaya ikan nila di kolam agar ikan dapat tumbuh dan berkembang maka kondisi air kolam budidaya harus sesuai dengan kebutuhan ikan nila. Variabel kualitas air yang sangat berpengaruh terhadap ikan nila antara lain adalah:

1 Suhu air.
Suhu air merupakan faktor penting yang harus diperhatikan karena dapat mempengaruhi laju metabolisme dalam tubuh ikan. Pada suhu air yang tinggi maka laju metabolisme akan meningkat, sedangkan pada suhu yang rendah maka laju metabolisme akan menurun.
Dengan suhu yang optimal maka laju metabolisme akan optimal. Pertumbuhan ikan nila sangat dipengaruhi oleh suhu air dalam usaha pembesaran atau pembenihan. Suhu air sangat berpengaruh terhadap aktifitas saluran pencernaan benih ikan nila.
Makanan alami yang berupa detritus dan fauna dasar selesai dicerna dalam waktu 1,68 jam pada suhu 27 – 28oC dan 1,31 jam pada suhu 32-33 oC. Pada suhu 27 – 28oC pakan zooplankton dapat dicernakan dalam waktu 2,2 jam. Ikan dapat mencernakan makanannya selama 2,5 – 3 jam pada suhu 30oC. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka suhu optimum untuk pertumbuhan ikan nila adalah 25 – 30oC.

2. Volume air
Pertumbuhan ikan nila yang dipelihara dalam air mengalir lebih cepat dari pada yang dipelihara dalam air tergenang. Dalam kondisi air mengalir, ikan nila dengan bobot awal 9,1 gram diberi pakan pellet 25% protein dan feeding ratenya 3,5% dalam waktu seminggu akan mencapai bobot 34,2 gram. Selain itu volume air sangat menentukan padat penebaran ikan nila yang optimal. Padat penebaran ikan nila di kolam adalah 30 ekor/ m2.

3. Kadar oksigen terlarut
Untuk dapat hidup manusia membutuhkan oksigen begitu juga dengan ikan. Oksigen yang dibutuhkan ikan yang hidup didalam air disebut dengan oksigen terlarut.
Ikan nila merupakan ikan yang tahan terhadap kekurangan oksigen terlarut dalam air, namun pertumbuhan ikan ini akan optimal jika kandungan oksigen terlarut lebih dari 3 ppm. Kandungan oksigen terlarut kurang dari 3 ppm dapat menyebabkan ikan tidak dapat tumbuh dan akhirnya mati.

4. Kadar garam (salinitas)
Ikan nila mempunyai toleransi salinitas yang cukup luas, tetapi pertumbuhan ikan nila pada kadar garam lebih dari 30% akan terhambat. Pada kadar garam yang tinggi ikan membutuhkan energi yang minim untuk osmoregulasi sehingga energi yang digunakan untuk pertumbuhan berkurang.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar