Selamat Datang Di FARUCH NET, Pustaka Referensi Dan Sastra. Semua Yang Anda Butuhkan Ada Di Sini

Kamis, 02 Februari 2012

Jangan Takut Menghafal

Beberapa dari temanku bilang: “Sering saya menghafal al-Qur’an, malah sudah dapat banyak. Tapi yang jadi masalah, hafalan yang dulu hilang (lupa) …”
Ucapan seperti di atas ternyata bisa mematahkan semangat orang yang mendengarnya yang kebetulan ingin menghafal  al-Qur’an, sampai-sampai tak jadi menghafal. Kejadian ini memang benar adanya. Sebab daya ingat manusia terbatas. Namun tak perlu khawatir.
Ada sedikit cerita. Seorang psikolog pernah melakukan eksperimen menarik terhadap anaknya yang masih berusia 15 bulan. Dia membacakan sebuah bagian dari karangan Sophocles sebanyak 20 baris, tiga bulan berturut-turut. Saat anak itu berumur 8 tahun disuruhnya untuk menghafalkan 20 baris dari karangan Sophocles tersebut disamping 20 baris baru yang belum pernah didengarnya. Ternyata, 20 baris yang pernah dibacakannya jauh lebih cepat dihafal ketimbang yang baru didengarnya. Hal  itu menunjukkan, orang yang  pernah hafal  sesuatu apapun atau bahkan hanya pernah mendengarkan saja, meskipun beberapa tahun lalu, lebih cepat dapat hafal kembali daripada  orang yang baru pertamakali mendengarnya. Jadi, tangan takut lagi lupa karena banyaknya hafalan, atau tak bisa menjaga hafalan. Terus saja menghafal serta rajin-rajinlah untuk mengulangnya. Insya Allah hafalan anda terjaga dengan baik.
Apakah anda pernah mendengar seseorang anak kecil mampu menghafal semua ayat al-Qur’an tiga puluh juz? Atau, kejadian yang kita tahu di pondok kita bahwa ada seorang anak perempuan berumur 4 tahun, anak dari salah satu ustadz pondok yang telah hafal 50 bait Alfiyyah? Mungkin, karena anak itu sering mendengarkan orang tuanya membacakan al-Qur’an dan alfiyyah, sehingga ketika beberapa waktu kemudian ia bisa menghafalnya dengan mudah. Jadi, tidak ada alasan kita susah menghafal. Maka, dari sekarang mulailah menghafal, apapun itu, asalkan positif untuk kita!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar